Minggu, 15 Desember 2013

M.A.S.A - L.A.L.U

Setiap orang punya masa lalu.. Masa lalu yang baik, tapi banyak juga masa lalu yang buruk. Masa lalu membuat seseorang memiliki 'cap' tak kasat mata yang tercetak jelas pada pemikiran orang lain. Masa lalu ibarat sebuah ijazah, yang selalu digunakan jika ingin masuk ke jenjang yang lebih tinggi atau ketika ingin berpindah ke tempat lain. 

Bagi diri ini, memaafkan masa lalu yang kurang baik amatlah sulit. Banyak cerita-cerita yang berputar diatas kepala, membayang-bayangi sampai kita bisa menutup mata kemudian menangis lagi. Baik, buruk, masa lalu akan selalu melekat pada diri kita. Walaupun kita berpindah kemanapun, walaupun tidak ada seorangpun yang tau soal masa lalu kita, tapi kita akan selalu tau. Kecuali kalau kepala kita terbentur dan kita kehilangan masa lalu itu..

Seringkali kita tidak bisa memaafkan masa lalu kita, bukan karena diri ini yang tak mampu. Tapi karena orang lain yang terus menerus memberi cap tak kasat mata itu. Keihklasan kita untuk memaafkan masa lalu kita yang kurang baik, terkadang tidak begitu membuat orang lain peduli. "Gue tau dia dulu kayak gitu, ya berarti dia kayak gitu... Bisa jadi selamanya akan begitu.."

Bisa saja kita sudah bisa memaafkan diri kita sendiri kemudian menerima segala masa lalu kita. Tapi apakah orang lain juga bisa melakukan hal yang sama? Apakah setiap orang akan memaafkan dan melupakan masa lalu kita? Sejauh apapun saya telah mencoba berusaha, kenapa rasanya selalu kembali ke titik dimana saya harus memulai semuanya dari awal lagi?

Saya sedang merasa kalau saya memiliki masalah pada masa lalu saya dan berefek pada saya yang sekarang..... Saya kemudian berfikir, apakah orang yang selanjutnya akan bisa menerima saya, satu paket dengan masa lalu yang pernah saya miliki?

Saya sering merasa kalau perlakuan orang lain terhadap saya berbeda karena masa lalu yang pernah saya alami... Dan itu membuat saya selalu berfikir, "Kalau yang di posisi itu bukan saya, apakah sikap mereka akan sama?"

:")

((Copyright by: Precious Moment))

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar